Aksi Keuangan Berkelanjutan

Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk melaksanakan pembangunan berwawasan sosial dan lingkungan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan dengan menyelaraskan kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup maka Perusahaan berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan usaha dengan tanggung jawab terhadap debitur, pegawai, pemegang saham, dan  lingkungan serta memberikan kontribusi kepada pengembangan ekonomi setempat dan masyarakat luas pada umumnya.

Aksi keuangan berkelanjutan pada Perusahaan bertujuan untuk turut berpartisipasi dalam menyediakan sumber pendanaan yang dibutuhkan masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan, melalui strategi utama yang dilakukan yakni berupa peningkatan portofolio pembiayaan pada kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan, pengintegrasian aspek sosial dan lingkungan hidup ke dalam pengelolaan risiko, serta penyesuaian sumberdaya manusia yang disesuaikan dengan kebutuhan strategis.

Dalam hal target penerapan aksi keuangan berkelanjutan, Perusahaan membagi menjadi 2 (dua) kriteria yang berupa:

  1. Target Jangka Pendek
  • Pemenuhan target financial sebagaimana dalam Rencana Bisnis Perusahaan;
  • Tercapainya target penyaluran fasilitas pembiayaan berwawasan lingkungan sebagaimana diatur dalam POJK 51 tentang Aksi keuangan Berkelanjutan;
  • Penerapan standar akuntasi sesuai dengan PSAK 71;
  • Penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance / GCG), manajemen risiko dan internal audit secara efektif;
  • Tercapainya perluasan kerjasama dengan pihak ketiga dan memperluas jaringan distribusi untuk peningkatan bisnis dan pelayanan;
  • Penguatan pada titik-titik tertentu dalam rangka penerapan keuangan berkelanjutan untuk jangka Panjang.
 
  1. Target Jangka Menengah
  • Terdapatnya penguatan pada struktur permodalan;
  • Terdapatnya penguatan pada penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance / GCG), manajemen risiko dan internal audit secara konsisten untuk mendukung operasional Perusahaan yang sehat dengan menjaga rasio-rasio keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  • Terdapatnya hasil evaluasi yang positif terhadap penyesuaian dan monotoring atas ketersedian kebijakan dan Standar Operasional dan Prosedur yang disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku;
  • Efektivitas pengembangan kompentensi sumber daya manusia dengan bantuan pihak internal maupun pihak eksternal secara konsisten melalui seminar/training/ workshop/sertifikasi dll, serta pengembangan struktur organisasi untuk mendukung perkembangan kegiatan usaha Perusahaan;
  • Terdapatnya penambahan jaringan distribusi yang signifikan, seiring dengan semakin berkembangnya kegiatan usaha Perusahaan;
  • Pengembangan produk-produk sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan pasar.